Cuci Otak ke Jalan yang Benar melalui Konten Positif
Jakarta, Pimpinan Pusat Muhammadiyah?
Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Saiful �Djarot� Hidayat mengucapkan selamat atas peluncuran Command Center dan Smart Card Nusantara milik Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dikerjasamakan dengan PT XL Axiata.?
�Kami sampaikan selamat dan sukses kepada PBNU yang telah meluncurkan Command Center dan Smart Card,� kata Djarot di Lantai 8 Gedung PBNU, Senin (22/5).
Ia menerangkan, banyak sekali orang yang memproduksi dan membagikan ujaran-ujaran kebencian sehingga itu bisa menimbulkan keresahan dan ketegangan di tengah-tengah masyararakat.
Mantan Wali Kota Blitar tersebut mengungkapkan, tidak sedikit orang-orang yang otaknya tercuci menjadi radikal setelah mereka membaca informasi-informasi yang bernada provokatif, dan yang mengatasnamakan agama untuk memecah belah bangsa Indonesia.?
Ia berharap, dengan adanya Command Center PBNU bisa menghiasai dunia jagat maya Indonesia dengan konten-konten yang menyejukkan dan sesuai dengan Islam yang ramah.?
�Kita akan cuci otak ke jalan yang benar. Masyarakat berharap kepada NU,� lanjutnya.?
�Dengan Pancasila kita bisa merawat bisa merawat dan memperkuat Bhinneka Tunggal Ika. Dengan Bhinneka Tuggal Ika kita kita bisa menjaga keutuhan NKRI,� tukasnya. (Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pondok Pesantren, Pertandingan Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Saiful �Djarot� Hidayat mengucapkan selamat atas peluncuran Command Center dan Smart Card Nusantara milik Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dikerjasamakan dengan PT XL Axiata.?
| Cuci Otak ke Jalan yang Benar melalui Konten Positif (Sumber Gambar : Nu Online) |
Cuci Otak ke Jalan yang Benar melalui Konten Positif
Menurutnya, itu adalah langkah yang sangat tepat karena semakin maraknya konten-konten negatif di dunia digital dan media sosial.�Kami sampaikan selamat dan sukses kepada PBNU yang telah meluncurkan Command Center dan Smart Card,� kata Djarot di Lantai 8 Gedung PBNU, Senin (22/5).
Ia menerangkan, banyak sekali orang yang memproduksi dan membagikan ujaran-ujaran kebencian sehingga itu bisa menimbulkan keresahan dan ketegangan di tengah-tengah masyararakat.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah
�Ujaran-ujaran kebencian bisa dengan mudah kita temukan di media sosial. Ini bisa menimbulkan ketegangan sosial,� ucap alumni Universitas Amsterdam itu.Mantan Wali Kota Blitar tersebut mengungkapkan, tidak sedikit orang-orang yang otaknya tercuci menjadi radikal setelah mereka membaca informasi-informasi yang bernada provokatif, dan yang mengatasnamakan agama untuk memecah belah bangsa Indonesia.?
Ia berharap, dengan adanya Command Center PBNU bisa menghiasai dunia jagat maya Indonesia dengan konten-konten yang menyejukkan dan sesuai dengan Islam yang ramah.?
�Kita akan cuci otak ke jalan yang benar. Masyarakat berharap kepada NU,� lanjutnya.?
Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Lebih jauh, ia menyatakan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia bisa terjaga apabila Bhinneka Tunggal Ika kuat dan Pancasila bisa membumi.?�Dengan Pancasila kita bisa merawat bisa merawat dan memperkuat Bhinneka Tunggal Ika. Dengan Bhinneka Tuggal Ika kita kita bisa menjaga keutuhan NKRI,� tukasnya. (Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pondok Pesantren, Pertandingan Pimpinan Pusat Muhammadiyah
0 komentar:
Posting Komentar