Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2018

PMII Padang Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor

Padang, Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang menggelar aksi kemanusiaan untuk korban banjir bandang dan longsor yang terjadi dibeberapa daerah di Sumatera Barat, Selasa (9/2/2016) di Simpang BTN, Kota Padang.




PMII Padang Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Padang Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Padang Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor

Aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa pergerakan ini di pimpin langsung oleh Ketua Umum ? PMII Kota Padang, Hasbullah Alkomar. "Mahasiswa ikut berduka dan prihatin terhadap musibah yang menimpa sejumlah daerah di Sumbar," ujar Hasbullah Alkomar.

Komar juga menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor ini merupakan bencana yang cukup besar dan harus mendapatkan perhatian dari semua pihak. "Bencana banjir bandang dan longsor setidaknya telah menelan korban jiwa sebanyak 6 orang di kabupaten Solok Selatan. Ribuan hektar lahan pertanian warga yang tersebar di 50 Kota, kabupaten Solok Selatan, agam, dan Kota Solok, juga mendapat dampak luarbiasa parahnya," pungkas Alkomar.

PMII sebagai organisasi kemahasiswaan juga mendesak pemerintah agar cepat menangani permasalahan ini. "Kami menuntut pemerintah provinsi hingga pemerintah kabupaten terkait cepat tanggap dalam penanggulangan bencana ini," desak Alkomar

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Aksi penggalangan dana untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang dilakukan PMII Kota Padang ini berlangsung dari Selasa hingga Jumat. Sejumlah dana yang terkumpul akan disalurkan pada korban yang berada di 50 Kota dan Solok selatan.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, sebelumnya hujan deras beberapa hari terakhir telah menyebabkan Sumatera Barat dilanda bencana banjir dan longsor. Bencana kali ini menimbulkan korban jiwa dan memutus urat nadi transportasi.

Inilah titik-titik lokasi bencana banjir dan longsor yang berhasil dihimpun berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Sumatera Barat. Data ini dikirim oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Sutopo Purwo Nugroho, Senin (8/2/2016). Ditambah informasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat Zulfiatno dan BPBD Pasaman. (Armaidi Tanjung/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Makam, Doa, Amalan Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Senin, 19 Februari 2018

Meriah, Gebyar Muharram Qiraati Jepara

Jepara, Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Gebyar Muharram ke-10 yang diselenggarakan Koordinator Cabang (Korcab) Qiraati kabupaten Jepara yang berlangsung di alun-alun Jepara, Sabtu (25/10) pagi berlangsung meriah. Kegiatan dalam rangka memperingati tahun baru 1436 H itu diikuti ribuan peserta dari Koordinator Kecamatan (Korcam) Qiraati dari 14 kecamatan yang ada di Jepara.




Meriah, Gebyar Muharram Qiraati Jepara (Sumber Gambar : Nu Online)
Meriah, Gebyar Muharram Qiraati Jepara (Sumber Gambar : Nu Online)

Meriah, Gebyar Muharram Qiraati Jepara

Dalam kegiatan tersebut diisi dengan hiburan balasik El-Kautsar, dongeng Kak Bimo dan kesenian Wahyu Budoyo Mudo (WBM) dari Magelang serta pembagian bingkisan.

Koordinator Qiraati Cabang Jepara, H Zainal Marlis menyebutkan kegiatan menunjukkan umat Islam mempunyai tahun baru yang layak diperingati. �Tahun baru Hijriyah adalah tahun baru kita yang wajib kita rayakan,� katanya kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah di sela-sela kegiatan.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sebagai bentuk merayakannya pihaknya mendatangkan guru bersama santri TPQ se-kabupaten Jepara yang pagi itu tumplek-blek memadati alun-alun Jepara.

Lewat momen tersebut Qiraati Jepara juga mengenalkan sejak dini tahun baru hijriyah kepada murid. Sehingga anak-anak semakin mafhum tahun baru agama yang dianutnya.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Di hari sebelumnya, Jumat (24/10) juga digelar Tahtiman Al-Quran bil-ghaib, tahtiman Al-Qur�an bin-nadlor 3000 guru serta pengajian umum bersama KH Marzuki Mustamar dari Malang, Jawa Timur. (Syaiful Mustaqim/Anam) ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Doa, Makam, IMNU Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Minggu, 28 Januari 2018

Muhammad Said Nahkoda Baru PW IPNU DKI

Jakarta, Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Rekan Muhammad Said terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) DKI Jakarta dalam Konferensi Wilayah yang ke-XVII yang bertempat di jalan Utan Kayu Raya No. 112 Matraman Jakarta Timur, Sabtu-Ahad (13-14/4).




Muhammad Said Nahkoda Baru PW IPNU DKI (Sumber Gambar : Nu Online)
Muhammad Said Nahkoda Baru PW IPNU DKI (Sumber Gambar : Nu Online)

Muhammad Said Nahkoda Baru PW IPNU DKI

Pembukaan konferwil berlangsung dengan khidmat yang dihadiri oleh pengurus PWNU DKI Jakarta yang diwakilkan oleh Drs. KH. Hasanuddin, SH, Sekretaris PWNU DKI Jakarta, Hj. Neneng Hasanah, anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, DR. H Nawawi dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan rekan Ketum PP IPNU Khairul Anam serta ratusan peserta dari masing-masing Pimpinan Cabang se-DKI Jakarta.

Ketua PW IPNU DKI Heri Susanto dalam sambutannya mengatakan kader IPNU Jakarta harus selalu bergerak dan solid. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pengurus PW IPNU dan PC IPNU se DKI Jakarta yang telah membantu merealisasikan program-program kegiatan dan mohon maaf atas beberapa kegiatan yg belum teralisasi.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Heri Susanto yang juga Wakil Ketua PP IPNU berharap penggantinya nanti adalah orang progresif dalam menjalankan agenda-agenda IPNU kedepan.

Sementara Ketua Umum PP IPNU Khairul Anam HS mengatakan, bahwa program PP IPNU tahun ini adalah tahun pengabdian pada Pimpinan Komisariat IPNU dan penguatan kaderisasi yakni mempersiapkan kader-kader unggulan yang siap untuk dimakestakan.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

�Saya akan beri tantangan kepada PW IPNU DKI Jakarta untuk mampu mengadakan makesta unggulan, ya kalau bisa anaknya Gubernur, anaknya pejabat-pejabat lainnya kita ikut sertakan dalam makesta tersebut. Maka PP IPNU siap memfasilitasi 100 % dalam kegiatan tersebut,� tambahnya yang juga kandidat Doktor UIN Jakarta.

Konferwil ini berlanjut ke diskusi atau talk show dengan tema �Quo Vadis Arah dan Kebijakan Pendidikan di DKI Jakarta.� Sebagai narasumber adalah DR. H Nawawi, Drs Hamid dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan ketua Umum PP IPNU, Khairul Anam HS.

Kegiatan dilanjutkan dengan laporan dan pandangan umum pertanggungjawaban oleh PW IPNU DKI Jakarta masa khidmat 2009-2012. Dan dilanjutkan dengan sidang-sidang, yang meliputi sidang tatip (tata tertib) Konferwil, sidang komisi, sidang pleno dan sidang tatib pemilihan ketua PW IPNU DKI Jakarta masa khidmat 2013-2016.

Laporan pertanggung jawaban pengurus masa khidmat 2009-2012 menjadi menarik karena dari 6 PC IPNU, 3 menerima dan 3 menolak. Tapi pimpinan sidang akhirnya menyatakan menerima laporan pertanggung jawaban dengan berbagai catatan untuk dilanjutkan dikepengurusan berikutnya.

Setelah melalui proses sidang tatib pemilihan ketua PW IPNU DKI Jakarta masa khidmat 2013-2016. Ada 2 calon yang mendaftarkan dan yang memenuhi syarat yaitu rekan Muhammad Said dari PC IPNU Jakarta Pusat dan rekan Ahmad Muhajir dari PC IPNU Jakarta Barat. Sebelum melakukan prosesi pemilihan, bakal calon menyampaikan visi dan misi dihadapan peserta Konferwil.

Suasana Konferwil semakin memanas ketika ada perdebatan antara salah satu perwakilan pimpina cabang IPNU dengan pimpinan sidang karena ada salah satu pimpinan cabang tidak mendapat hak suara dikarena SK belum memenuhi syarat.

Proses pemilihan ketua PW IPNU DKI Jakarta terpilih rekan Muhammad Said yang mendapatkan 3 suara. Sementa Muhajir 2 suara. Muhammad Said terpilih menjadi ketua PW IPNU DKI Jakarta masa khidmat 2013-2016. Suasana sangat mengaharukan saat semua peserta berpelukan denga ketua PW IPNU yang terpilih.

Dalam sambutannya ketua PW IPNU DKI Muhammad Said berjanji akan memaksimalkan potensi kader, memperbaiki data base IPNU dan memfasilitasi berbagai program ke depan. Dengan syarat seluruh kader IPNU harus kompak, bersatu dengan di bawah satu visi yaitu Nahdhatul Ulama. Selamat bekerja!

Redaktur : A. Khoirul Anam

Kontributor: Anshory

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah PonPes, Doa Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kamis, 25 Januari 2018

Muslimat NU Jember Peduli Gempa Aceh

Jember, Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Aceh masih menangis. Jeritan pilu korban gempa di bumi serambi mekah itu, tampaknya memantik simpati para Muslimat NU Jember. Simpati tersebut ditunjukkan dengan mengumpulkan dana untuk para korban.

Menurut Ketua PC Muslimat NU Jember, Nyai Hj. Emi Kusminarni, sesuai dengan instruksi PW Muslimat NU Jawa Timur untuk berpartisipasi dalam pengumpulan dana gempa Aceh, pihaknya sedang mengumpulkan uang dari warga, khususnya muslimat NU, simpatisan dan sebagainya.

Untuk tahap pertama, saat ini? sudah terkumpul dana Rp10.245.500,- (sepuluh juta dua ratus empat puluh lima ribu lima ratus rupiah). Uang tersebut berasal dari 15 PAC Muslimat NU dan simpatisan ketika digelar dialog keumatan di Masjid H. Muhammad Cheng Hoo belum lama ini.




Muslimat NU Jember Peduli Gempa Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Jember Peduli Gempa Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Jember Peduli Gempa Aceh

�Alhamdulillah, teman-teman Ancab (Anak Cabang) sebagian sudah nyumbang. Meski hanya diberi tahu lewat WA, dan itu tidak diwajibkan, banyak yang tergerak hatinya. Sebagian berjanji akan transfer tahun baru. Uang yang sudah ada itu, insyaallah saya transfer besok ke PW Muslimat NU,� ujar Nyai Hj. Emi kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Senin (26/12).

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurutnya, gerakan kepedulian sosial memang sering dilakukan Muslimat NU Jember seiring bencana alam yang melanda. Dikatakannya, gempa Aceh memang cukup menyayat hati dan memunculkan simpati tersendiri. Sebab, setelah dihantam tsunami sekian tahun yang lalu, Aceh masih digoyang gempa bertubi-tubi.

Oleh karena itu, Nyai Hj. Emi mengaku terpanggil untuk berusaha meringankan beban korban gempa Aceh, betapapun kecil nilainya. �Marilah kita berusaha? berbuat sesuatu untuk Aceh, apapun itu. Yang jelas, mereka butuh bantuan kita semua,� urainya.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ia menambahkan, tahap kedua masih akan terus dilakukan pengumpulan dana gempa Aceh. Selain bantuan dari Ancab, Nyai Hj. Emi juga menyatakan siap menerima atau menyalurkan dana dari siapapun yang bersimpati pada korban gempa Aceh.

Untuk tahap kedua, katanya, pengumpulan dana akan ditutup awal Januari 2017. �Dana itu nanti kita kirim lagi ke PW Muslimat NU Jawa Timur. Sebagai bentuk pertanggung jawaban kami, nanti akan dilakukan secara transparan, baik pengumpulan dananya, maupun pengirimannya,� jelasnya. (Aryudi A. Razaq) ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Doa, PonPes Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Pages

Archive

Diberdayakan oleh Blogger.